SDI Logo

Cari Data Apa Hari Ini ?

Mudah, Cepat, dan Akurat

Info data dan informasi resmi publik dari pemerintah Indonesia untuk Kamu!

Saat ini sedang dilakukan  kurasi dataset pada Portal data.go.id. Bila sobat data menemukan data yang tidak sesuai harap menghubungi narahubung kami di link berikut

579.773+

Dataset Tersedia

Kementerian/Lembaga
Terhubung

Provinsi
Terhubung

Kabupaten/Kota
Terhubung

Data Analysis Visualization

Topik Data

Dataset Hari Ini

Dataset Populer

Nilai Indeks SPBE Kabupaten Tuban Tahun 2022

XLSX
Deskripsi tidak tersedia.
Kabupaten Tuban

SIPD Kabupaten Lingga

CSV
Data hasil sinkronisasi dari API SIPD Ewalidata Kabupaten Lingga
Kabupaten Lingga

Simulasi_Kaimana

WFS
WMS
Simulasi_Kaimana
Kabupaten Kaimana

Simulasi_Jayapurakab_pelatihan_BIG_palapa

WFS
WMS
SHP
Ini adalah data yang didapat dari peta RBI dan digunakan dalam pelatihan RaKorNis BIG di Manokwari, Papua Barat. 02-03 Juli 2019.
Kota Jayapura

Jalan menurut Kondisi Jalan

XLS
Dataset Jalan Menurut Kondisi Jalan menyajikan informasi tentang panjang total jalan yang diklasifikasikan berdasarkan kondisi fisik jalan di wilayah Kota Bima. __Kondisi Jalan__ : Kategori kondisi fisik jalan yang mencerminkan tingkat kerusakan atau kelayakan jalan, seperti: * __Baik__: Jalan dalam kondisi sangat baik dan dapat dilalui dengan aman tanpa ada kerusakan. * __Rusak Ringan__: Jalan mengalami kerusakan yang memerlukan perbaikan sedang, seperti lubang kecil atau retakan. * __Rusak Berat__: Jalan dalam kondisi rusak parah dan membutuhkan perbaikan besar atau rekonstruksi penuh.
Kota Bima

Jumlah Kasus Diare yang dilayani dan Angka Kesakitan Diare di Kota Bima

CSV
XLSX
Datasheet ini berisi informasi mengenai Jumlah Kasus Diare yang dilayani dan Angka Kesakitan Diare di Kota Bima. Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas di Kota Bima termasuk kasus yang ditemukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Kasus diare adalah jumlah orang yang mengalami diare dalam suatu periode waktu tertentu. Diare didefinisikan sebagai buang air besar (BAB) yang lebih sering dari biasanya, yaitu 3 kali atau lebih dalam 1 hari. Tinja yang keluar bisa berupa lembek, cair, atau berupa air saja. Diare merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi karena disebabkan oleh gangguan pencernaan. Disamping itu kondisi lingkungan yang kurang bersih, PHBS yang tidak dilaksanakan dengan baik, Bayi yang tidak mendapat ASI dan Virus seperti Norwalk, adenovirus enterik, astrovirus, cytomegalovirus, dan Rotavirus, menjadi penyebab umum diare mendadak pada anak-anak. Variabel variabel yang ada dalam datasheet ini meliputi : KODE WILAYAH : Kode referensi wilayah 5 kecamatan yang ada di Kota Bima NAMA KECAMATAN : Nama Kecamatan di Kota Bima, variabel ini berisi data dari 5 (lima) kecamatan yang ada di Kota Bima. JUMLAH PENDUDUK : Jumlah orang yang berdomisili/tinggal di Kota Bima dalam jangka waktu tertentu. JUMLAH BALITA : Jumlah penduduk atau anak yang berusia 0 s/d 59 Bulan TARGET PENEMUAN DIARE SEMUA UMUR : Perkiraan jumlah kasus diare semua umur yang datang ke Fasyankes. Besarnya sesuai dengan perkiraan daerah, namun jika tidak tersedia, maka menggunakan perkiraan 10% dari perkiraan jumlah penderita untuk semua umur. TARGET PENEMUAN DIARE BALITA : Perkiraan jumlah kasus diare pada Balita yang datang ke Fasyankes. Besarnya sesuai dengan perkiraan daerah, namun jika tidak tersedia, maka menggunakan perkiraan 20% dari perkiraan jumlah penderita untuk Balita. KASUS DIARE SEMUA UMUR DI LAYANI : Jumlah kasus diare semua umur yang datang ke fasyankes dan dilayani sesuai standar. KASUS DIARE BALITA DI LAYANI : Jumlah kasus diare pada Balita yang datang ke fasyankes dan dilayani sesuai standar. ANGKA KESAKITAN DIARE Per 1.000 Pddk : Angka yang merujuk pada jumlah kasus diare yang terjadi pada setiap 1.000 penduduk dalam suatu wilayah. Angka kesakitan ini digunakan untuk menilai dan merencanakan program kesehatan.
Kota Bima

Jumlah Peserta KB Baru Pria di Kota Bima berdasarkan Alat/Metode KB yang digunakan

XLS
Jumlah peserta Keluarga Berencana (KB) baru pria di Kota Bima berdasarkan alat atau metode KB yang digunakan merujuk pada data yang menunjukkan jumlah pria yang baru mendaftar untuk menggunakan berbagai metode kontrasepsi. Data ini biasanya diklasifikasikan berdasarkan jenis alat atau metode KB, seperti: 1. Kondom: Metode kontrasepsi yang paling umum dan mudah diakses. 2. Sterilisasi (Vasektomi): Prosedur bedah yang permanen untuk mencegah kehamilan. 3. Metode lain: Misalnya, penggunaan obat hormonal jika tersedia. Informasi ini penting untuk memahami: 1. Tingkat partisipasi pria dalam program KB, yang sering kali lebih rendah dibandingkan wanita. 2. Preferensi metode kontrasepsi di kalangan pria, yang dapat membantu dalam merancang program edukasi dan penyuluhan yang lebih efektif. 3. Efektivitas program KB dalam mencapai kesetaraan gender dalam perencanaan keluarga.
Kota Bima

Jumlah Lulusan Tanpa Mengulang Kelas Jenjang Pendidikan MTs di Kota Bima

XLS
Jumlah lulusan tanpa mengulang kelas di jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) merujuk pada total siswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan mereka di MTs tanpa harus mengulang satu pun kelas selama masa studi mereka. Data ini penting untuk mengevaluasi kualitas pendidikan di MTs serta efektivitas metode pengajaran. Semakin tinggi jumlah lulusan tanpa mengulang, semakin baik indikasi bahwa sistem pendidikan tersebut dapat mendukung siswa untuk mencapai standar akademik yang diperlukan.
Kota Bima

Jumlah Lulusan Jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kota Bima, menurut Jenis Kelamin

XLS
Jumlah lulusan jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) menurut jenis kelamin merujuk pada data yang menunjukkan total siswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan di MI dan dibedakan berdasarkan jenis kelamin. Data ini biasanya terdiri dari: A. Jumlah Lulusan Laki-laki - Total siswa laki-laki yang lulus dari MI dalam tahun ajaran tertentu. B. Jumlah Lulusan Perempuan - Total siswa perempuan yang lulus dari MI dalam tahun ajaran tertentu.
Kota Bima

Jumlah pengguna Radio Amatir

XLS
Pengguna radio amatir, atau "ham radio," adalah individu yang menggunakan radio untuk komunikasi tanpa tujuan komersial. Mereka biasanya terdaftar dan memiliki lisensi dari otoritas telekomunikasi di negara masing-masing. Di Indonesia, pengguna radio amatir terdaftar mencapai puluhan ribu, dan komunitasnya aktif dalam berbagai kegiatan.
Kota Bima
Dataset Terbaru

Jumlah Transaksi Tanda Tangan Elektronik di Lingkungan Instansi Pemerintah

CSV
JSON
Banyaknya transaksi tanda tangan elektronik yang dilakukan oleh Pegawai di Instansi Pemerintah setiap bulan sejak Januari 2021. Instansi Pemerintah yang dimaksud merupakan instansi yang telah menggunakan layanan tanda tangan elektronik BSrE.
Badan Siber dan Sandi Negara

Jumlah Pertambahan Pengguna Sertifikat Elektronik untuk Tanda Tangan Elektronik di Lingkungan Instansi Pemerintah

CSV
JSON
Banyaknya pertambahan pengguna sertifikat elektronik untuk tanda tangan elektronik di Instansi Pemerintah setiap bulan sejak Januari 2021. Instansi Pemerintah yang dimaksud merupakan instansi yang telah menggunakan layanan tanda tangan elektronik BSrE.
Badan Siber dan Sandi Negara

Indeks Kesiapsiagaan dan Ketahanan Siber Nasional Tahun 2025

CSV
1. Kesiapsiagaan siber (cyber preparedness) merupakan kesiapan dan kemampuan organisasi, pemerintah maupun individu dalam mencegah, mendeteksi, merespon dan melindungi dari ancaman, serangan dan insiden siber. 2. Ketahanan siber (cyber resilience) merupakan kemampuan organisasi untuk terus memberikan layanan bahkan saat menghadapi insiden siber. Hal ini menekankan bahwa organisasi harus dapat memastikan keberlangsungan operasi saat terjadi insiden siber dan kemampuan untuk segera pulih dari insiden siber yang dialami. 3. Indeks kesiapsiagaan dan ketahanan siber nasional terdiri atas 2 (dua) parameter utama dengan beberapa komponen pembentuknya, yaitu: a. Tingkat kesiapsiagaan siber nasional (bobot 50%), parameter ini mengukur kesiapan dan kemampuan organisasi, pemerintah maupun individu dalam mencegah, mendeteksi, merespon dan melindungi dari ancaman, serangan dan insiden keamanan siber dan keamanan informasi. b. Tingkat Ketahanan Siber (bobot 50%), parameter yang mengukur kemampuan organisasi dalam menghadapi insiden siber dan keamanan informasi, baik saat serangan terjadi maupun pasca serangan siber.
Badan Siber dan Sandi Negara

Indeks Keamanan dan Ketahanan Siber Tahun 2025

CSV
Indeks Keamanan dan Ketahanan Siber (IKKS) merupakan kerangka kerja yang komprehensif untuk mengukur tingkat ketahanan dan keamanan siber nasional. IKKS dirancang untuk mengukur tingkat kematangan dan efektivitas berbagai aspek ketahanan dan keamanan siber dan sandi, melalui pengukuran tingkat kematangan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) terhadap keamanan siber, manfaat yang didapat dari suatu peraturan perundang-undangan/kebijakan siber, manfaat kerja sama dalam bidang siber dan sandi dalam mewujudkan keamanan dan ketahanan siber dan sandi nasional, tingkat kesadaran masyarakat, K/L/D, dan PSE terhadap keamanan siber, kesiapsiagaan keamanan siber dalam mencegah, mendeteksi, merespons dan melindungi dari ancaman, serangan dan insiden siber, serta mengukur kemampuan dalam menangani dan memulihkan sistem yang terdampak akibat serangan siber.
Badan Siber dan Sandi Negara

Nilai Kematangan Penyelenggaraan Persandian Tahun 2025

CSV
Maturitas Penyelenggaraan Persandian merupakan gambaran tingkat kematangan penyelenggaraan persandian Sistem Elektronik (PSE) di Sektor Pemerintah Pusat dan Sektor Pemerintah Daerah yang diukur menggunakan kerangka pengukuran evaluasi penyelenggaraan persandian sesuai dengan Peraturan Kepala BSSN Nomor 1 Tahun 2023 tentang Evaluasi Pelaksanaan Pengamanan Informasi di Pemerintah Daerah dan Peraturan BSSN Nomor 10 tahun 2019 tentang Pelaksanaan Persandian untuk Pengamanan Informasi di Pemerintah Daerah. Tujuan dari pengukuran MSANDI ini adalah untuk mendorong penguatan pengamanan informasi melalui penerapan persandian.
Badan Siber dan Sandi Negara

Rata-rata Competency Gap Index (CGI) SDM Siber dan Sandi Tahun 2025

CSV
Indikator ini mengukur kesejangan kompetensi SDM siber dan sandi dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang Keamanan Siber. Semakin kecil kesenjangan kompetensi SDM dengan SKKNI, maka semakin kompeten SDM Siber dan Sandi tersebut. Hasil akhir indikator ini merupakan persentase rata-rata jumlah unit kompetensi yang tidak dapat dicapai peserta dibandingkan dengan keseluruhan unit kompetensi dalam skema sertifikasi yang diujikan. Pada tahun ini SDM siber dan sandi yang diukur kompetensinya hanya SDM siber dan sandi yang melaksanakan uji kompetensi di Pusbang SDM BSSN.
Badan Siber dan Sandi Negara

Nilai Kematangan Keamanan Siber Penyelenggaraan Sistem Elektronik (PSE) Tahun 2025

CSV
Indikator ini mengukur tingkat kematangan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) terhadap keamanan siber pada sektor pemerintah, pembangunan manusia, dan perekonomian. Pengukuran kematangan keamanan siber merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan untuk menilai kondisi kematangan keamanan siber sebuah organisasi atau (PSE) sesuai dengan Peraturan BSSN Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pengukuran Tingkat Kematangan Keamanan Siber. Kematangan keamanan siber adalah kondisi yang menggambarkan kapabilitas dan kemajuan organisasi dalam menerapkan, meningkatkan, dan menjalankan keamanan siber secara efektif dan efisien.
Badan Siber dan Sandi Negara

Data Kategori Sistem Elektronik sektor Administrasi Pemerintah Tahun 2025

CSV
JSON
Sistem Elektronik (SE) adalah serangkaian perangkat dan prosedur elektronik yang berfungsi mempersiapkan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyimpan, menampilkan, mengumumkan, mengirimkan, dan/atau menyebarkan informasi elektronik. Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) wajib menerapkan Sistem Manajemen Pengamanan Informasi (SMPI) berdasarkan asas Risiko. Jenis standar SMPI yang wajib diterapkan oleh PSE tergantung oleh Kategori Sistem Elektronik (Rendah, Tinggi, Strategis) yang diukur berdasarkan proses pengukuran kategorisasi SE. Dalam rangka menjamin setiap PSE memenuhi standar SMPI sesuai dengan kategori SE maka Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melakukkan proses pembinaan dan evaluasi penerapan standar SMPI. Oleh karena itu persentase dari masing-masing kategori SE berdasarkan asas risiko menjadi dibutuhkan untuk mengatur sumber daya dalam rangka melakukan pembinaan terhadap PSE.
Badan Siber dan Sandi Negara

Data Vitalitas Sistem Elektronik sektor Administrasi Pemerintahan Tahun 2025

CSV
JSON
Infrastruktur Informasi Vital (IIV) adalah Sistem Elektronik (SE) yang memanfaatkan teknologi informasi dan/atau teknologi operasional, baik berdiri sendiri maupun saling bergantung dengan SE lainnya dalam menunjang sektor strategis, yang jika terjadi gangguan, kerusakan, dan/atau kehancuran pada infrastruktur dimaksud berdampak serius terhadap kepentingan umum, pelayanan publik, pertahanan dan keamanan, atau perekonomian nasional. IIV merupakan SE yang sangat vital bagi hajat hidup orang banyak sehingga Penyelenggara IIV (PIIV) wajib menerapkan Peta Jalan Perlindungan IIV. Peta Jalan tersebut disusun untuk membangun proses perlindungan terhadap suatu IIV. Oleh karena persentase PIIV yang telah memenuhi peta jalan perlindungan IIV menjadi penting karena akan menentukan proses pembinaan yang perlu dilakukan terhadap suatu IIV.
Badan Siber dan Sandi Negara

Jumlah Rumah Miskin dan tidak Mampu Per Kecamatan di Kabupaten Bengkalis

CSV
Jumlah Rumah Miskin dan tidak Mampu Per Kecamatan di Kabupaten Bengkalis
Kabupaten Bengkalis

Berita Terkini

Maluku Luncurkan Portal Lawamena Satu Data, Perkuat Tata Kelola Data untuk Pembangunan Wilayah Kepulauan
Pemerintah Provinsi Maluku resmi meluncurkan Portal Lawamena Satu Data Maluku sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola data daerah yang terintegrasi dan mendukung implementasi Satu Data Indonesia (SDI).
Warta SDI
Satu Data Indonesia Memperkuat Tata Kelola Data Masyarakat Adat Menuju Indonesia Emas 2045
Penguatan tata kelola data masyarakat adat melalui implementasi Satu Data Indonesia (SDI) menjadi salah satu fokus pembahasan dalam rangkaian Rapat Urgensi Satu Data Indonesia Mendukung Pembangunan Masyarakat Adat yang diselenggarakan pada 6-9 Mei 2026 di Padang, Sumatera Barat; Bali; dan Toba, Sumatera Utara.
Warta SDI
Jawa Barat Perkuat Akselerasi Pemerintah Digital Berbasis Data untuk Dukung Transformasi Nasional 2045
Upaya percepatan transformasi digital pemerintahan terus diperkuat melalui penyusunan Rencana Induk Pemerintah Digital 2025-2045.
Warta SDI
BIG Perkuat Peran Data Geospasial untuk Mendukung Satu Data Indonesia di Kalimantan
Penguatan data geospasial menjadi salah satu fokus pembahasan pada hari ketiga kegiatan Pembinaan Penguatan Penyelenggaraan Satu Data Indonesia Pulau Kalimantan yang diselenggarakan pada 6–8 Mei 2026 di Aula Tower Kadrie Oening, Komplek GOR Sempaja, Samarinda, Kalimantan Timur.
Warta SDI
Satu Data Indonesia di Kalimantan: Pemerintah Daerah Perkuat Tata Kelola dan Integrasi Data
Implementasi Satu Data Indonesia tidak lagi hanya berbicara tentang konsep integrasi data, tetapi juga tentang kesiapan daerah menjalankannya secara nyata.
Warta SDI
Membangun Fondasi Tata Kelola Data di Sulawesi: Penguatan Implementasi SDI melalui Pembinaan Komprehensif
Satu Data Indonesia menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan digital menuju Indonesia Emas 2045.
Warta SDI
Urgensi Penguatan Data Geospasial Jadi Fokus Hari Pertama Pembinaan Satu Data Indonesia di Sulawesi
Data tidak hanya tentang angka, tetapi juga tentang “di mana” dan “bagaimana” sebuah peristiwa terjadi.
Warta SDI
Kolaborasi Data Citra Foto Udara Pascabencana Padang Diperkuat, Bappenas Tegaskan Aspek Keamanan
Komitmen percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera Barat kembali diperkuat melalui bagipakai data dan informasi hasil pencitraan wilayah terdampak bencana di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung di Kantor Sekretariat Satu Data Indonesia, Kamis (16/4/2026).
Warta SDI