Badan Riset dan Inovasi Nasional
07-11-2022
12-08-2024
dc1f6133-0f62-44f3-af3c-e1865f9a55a9
INFORMASI: Data berikut ini masih dalam proses pemenuhan Prinsip SDI.
Skrining Aktivitas Penangkap Radikal Bebas DPPH (2,2-Diphenyl-1-Pycrilhydrazil) Beberapa Jenis Tumbuhan Suku Annonaceae
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak beberapa jenis tumbuhan dari suku Annonaceae. Ekstrak metanol atau etanol dari tujuh jenis tumbuhan dari suku Annonaceae (Polyalthia lateriflora, Cananga odorata, Pseuduvaria riuosa, Stelechocarpus burahol, Sageraea lanceolata, Annona reticulata, dan Popowia nervosa) dianalisis aktivitas antioksidannya dengan metode penangkap radikal bebas DPPH (2,2-diphenyl-1- picrylhydrazil ). Analisis dilakukan dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 515 nm. DPPH digunakan sebagai kontrol negatif sedangkan kontrol positif digunakan vitamin C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase penangkap radikal DPPH ekstrak tumbuhan dari suku Annonaceae yang diteliti bervariasi yaitu berkisar antara 63.333 – 85.965 persen. Aktivitas penangkap radikal bebas DPPH yang tertinggi adalah ekstrak etanol daun Stelechocarpus burahol (93.684 persen) dan tidak berbeda nyata (p>0.05) dengan vitamin C sebagai antioksidan alami. Sedangkan ekstrak etanol buah Annona reticulata tidak mempunyai aktivitas penangkap radikal bebas DPPH. Persentase penghambatan radikal bebas DPPH dari ekstrak Stelechocarpus burahol, Polyalthia lateriflora, Sageraea lanceolata, Cananga odorata, Pseuduvaria rugosa, Popowia nervosa dan Annona reticulata berturut-turut adalah 93.68; 85.97; 80.70; 77.72; 64.39; 63.33 dan 0 persen. Prosiding Seminar nasional Biodiversitas Vol. 3. No. 1 Februari 2014. Hlm : 186-189
