Badan Riset dan Inovasi Nasional
07-11-2022
12-08-2024
35d786d7-141c-4d22-ad3c-092b44dda441
INFORMASI: Data berikut ini masih dalam proses pemenuhan Prinsip SDI.
Kultur daun Phalaenopsis sumatrana Korth. & Rchb.f. asal Kalimantan Barat (Leaf culture of Phalaenopsis sumatrana Korth. & Rchb.f. from West Borneo)
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi konsentrasi hormone BAP dan NAA yang tepat untuk kultur daun anggrek P. sumatrana, sebagai langkah awal untuk mendapatkan protocol perbanyakan jenis ini. Biji dari buah Phalaenopsis sumatrana Korth & Rchb.f. asal Kalimantan Barat telah disemai pada media Hyponex modifikasi. Biji yang berkecambah dipindahkan ke media yang sama dengan penambahan bahan organik ubi dan pisang untuk pembesaran sampai membentuk daun dan akar. Daun yang terbentuk di kultur pada media dasar ½ MS dengan penambahan berbagai konsentrasi hormon BAP (0, 1, dan 2 mg/l) dan NAA (0; 0,01 dan 0,1 mg/l). Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji yang berkecambah pada media Hyponex hanya sekitar 5-10%. Sedangkan pada kultur daun, plb paling cepat terbentuk 4 minggu setelah subkultur di media ½ MS + 2 mg/l BAP + 0,1 mg/l NAA, tetapi rata-rata jumlah plb terbanyak (5,72 plb) dihasilkan di media ½ MS + 2 mg/l BAP + 0,01 mg/l NAA. Jumlah eksplan yang membentuk daun paling banyak dihasilkan pada media yang sama, tetapi jumlah eksplan yang membentuk akar paling banyak terdapat pada media ½ MS. Prosiding Konservasi Flora Indonesia dalam Mengatasi Dampak Pemanasan Global. Bali, 14 Juli 2009. hal. 206-210
