Kementerian PPN - Bappenas

There is no description for this organization


Lisensi

Creative Commons Attribution


TINJAUAN YURIDIS IMPLIKASI KEBIJAKAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL DI BIDANG PERTANIAN TERHADAP KETAHANAN PANGAN INDONESIA: KASUS BERAS

Penelitian yang dituangkan dalam tesis ini bertujuan untuk: (1). Mengkaji ulang hasil perkembangan Putaran Uruguay - WTO dalam bidang pertanian khususnya pangan; (2). Mengkaji kebijakan Indonesia perdagangan internasional produk-produk pertanian dalam konteks WTO (3). Mengidentifikasi permasalahan implikasi dari Perjanjian WTO terhadap ketahanan pangan. dan (4). Menarik kesimpulan serta saran arah kebijakan pangan masa depan. Ruang lingkup masalah tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: (I). Perkembangan konvensi internasional konteks WTO terutama berkaitan dengan bidang pertanian; dan (2). Permasalahan dan pelaksanaan kebijakan pemerintah Indonesia dalam pembangunan ketahanan pangan. Penyajian hasil penelitian ke dalarn tesis ini ditujukan bagi rekan-rekan rnahasiswa, kolega kerja di BAPPENAS terutarna di Direktorat Pangan dan Pertanian, ternan-ternan LSM, pernerintah dan khalayak umurn yang rnernpunyai rninat pada pernbangunan sektor pangan dan rnasalah perdagangan internasional. Karenanya, penyusunan tesis ini difokuskan untuk dapat rnernberikan kegunaan sebagai berikut: (1). Mernberi penjelasan tentang persepsi atas irnpor pangan dalarn kaitan liberalisasi perdagangan; (2). Mernbantu rnernberikan pernecahan perrnasalahan dan penanganan secara kornprehensif, baik secara teoritis rnaupun praktis; (3). Menarnbah wawasan atau sebagai bahan pernikiran pengernbangan studi hukurn di Indonesia, khususnya berkenaan dengan aspek yuridis dalarn penyusunan kebijakan dan langkah strategis perdagangan internasional kornoditas pangan dan pertanian.

Label/Kata Kunci: kasus beras pangan perdagangan policy paper thesis yuridis

Informasi Metadata
Elemen Isi
Last Updated February 1, 2019, 05:17 (WIB)
Created February 1, 2019, 05:17 (WIB)
Nama Berkas Ekstensi View
159282-[_Konten_]-Mumtaz_Soraya_Nasution.pdfPDF
0